Berita

Jalan Cakung – Cilincing Dipenuhi Tronton Ngetem, Warga Soroti Minimnya Pengasan

25
×

Jalan Cakung – Cilincing Dipenuhi Tronton Ngetem, Warga Soroti Minimnya Pengasan

Sebarkan artikel ini

 

 

Jakarta, liputan9.co

Kondisi lalu lintas di kawasan Jalan Raya Cakung–Cilincing (Jalan Cacing), Jakarta Utara, kembali menjadi sorotan.

 

Berdasarkan hasil pemantauan dan dokumentasi lapangan yang diperoleh awak media, terlihat sejumlah truk tronton dan trailer kontainer berhenti atau parkir di bahu jalan dalam jumlah yang cukup banyak dan membentang di beberapa titik ruas jalan.

 

 

Keberadaan kendaraan berat yang ngetem di sepanjang ruas jalan tersebut dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta mempersempit ruang gerak kendaraan lain, khususnya sepeda motor dan kendaraan roda empat yang melintas setiap hari.

Selain menimbulkan kepadatan lalu lintas, kondisi tersebut juga dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

 

Pengendara yang melintas kerap harus mengurangi kecepatan secara mendadak atau berpindah jalur untuk menghindari kendaraan yang berhenti di bahu jalan.

 

Beberapa dampak yang dikhawatirkan akibat banyaknya kendaraan berat yang parkir di pinggir Jalan Cakung – Cilincing antara lain:

Terganggunya kelancaran arus lalu lintas.

 

 

Meningkatnya potensi kecelakaan lalu lintas.

Berkurangnya kapasitas jalan yang dapat digunakan pengguna jalan lainnya.

 

 

Potensi kerusakan bahu jalan akibat beban kendaraan berat yang parkir dalam waktu lama.

Hambatan terhadap aktivitas distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

 

 

Dalam pemantauan yang dilakukan awak media, masyarakat juga menyoroti perlunya peningkatan pengawasan dan penertiban dari instansi terkait guna menjaga ketertiban lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

 

 

Menurut ketentuan yang berlaku, kendaraan yang berhenti atau parkir pada lokasi yang tidak diperuntukkan sebagai tempat parkir dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan di bidang lalu lintas dan perparkiran.

 

Penindakan umumnya dapat berupa tilang, penderekan kendaraan,maupun tindakan administratif lainnya sesuai kewenangan instansi terkait.

 

 

Masyarakat berharap adanya koordinasi yang lebih intensif antara unsur pemerintah daerah, dinas perhubungan, dan aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan rutin serta penertiban terhadap kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya.

Dengan adanya langkah penanganan yang tepat, diharapkan kondisi lalu lintas di Jalan Cakung – Cilincing dapat kembali tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

(H.R)

Tinggalkan Balasan