Madina, Liputan9.co
Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution melepas keberangkatan perdana pesawat Wings Air jenis ATR72-600 dari Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (JHN) ke Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Penerbangan perdana ini menandai secara resmi beroperasinya maskapai Wings Air di JHN. Tak hanya melepas, sebelumnya Bupati Saipullah dan Forkopimda menyambut kedatangan pesawat milik perusahaan Lion Air itu yang terbang dari KNO.
Bupati pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada manajemen Lion Air yang setuju membuka rute baru JHN-KNO dan sebaliknya. Kehadiran maskapai tersebut diyakini akan memudahkan mobilitas masyarakat di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Saipullah menerangkan, rute JHN-KNO adalah tahap awal. Untuk itu, dia meminta kepala daerah se-Tabagsel mendorong masyarakat maupun pegawai menjadikan bandara ini sebagai pintu masuk utama sehingga okupasi penumpang tercapai yang bermuara pada terbukanya rute lain seperti ke Padang maupun kota lainnya.
“Kepada travel-travel umrah, saya minta agar menggunakan penerbangan ini. Begitu juga nantinya jemaah haji. Ini lebih dekat dan lebih mudah,” kata dia.
Presiden Direktur Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi berharap pihaknya mendapat kemudahan dalam berinvestasi sehingga peluang membuka rute baru kian terbuka.
“Kami hadir di Madina untuk membuka konektivitas. Saat kita promosikan Madina, ini bisa menjadi salah satu tujuan bisnis, investasi, dan pariwisata. Dari Madina masyarakat dapat menjangkau kota-kota besar di Indonesia dan negara lain melalui rute JHN-KNO,” kata dia.
Daniel menambahkan, Lion Air Group akan terus mengevaluasi tingkat keterisian penumpang untuk pengembangan rute selanjutnya.
Dengan hadirnya Wings Air di JHN, konektivitas Madina dan wilayah Tabagsel ke pusat perekonomian nasional diharapkan semakin mudah dan menjadi penggerak ekonomi baru di daerah.
(RH)












