Berita

Satpolairud Polres Lamongan Bekali santri Al Manar Keterampilan dan Pertolongan di Air

17
×

Satpolairud Polres Lamongan Bekali santri Al Manar Keterampilan dan Pertolongan di Air

Sebarkan artikel ini

 

Lamongan– Liputan 9.co

Dalam upaya meningkatkan pengetahuan serta keterampilan keselamatan di perairan sejak usia dini, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan menggelar kegiatan pengenalan berenang dan teknik pertolongan di air kepada para santri Pondok Pesantren Modern Al Manar Sedayulawas, Kamis (16/7/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 di Kolam Renang Malindo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur bersama personel Satpolairud dan didukung personel Satpolair BKO Polda Jawa Timur. Sebanyak 80 santri putra dan putri Pondok Pesantren Modern Al Manar mengikuti pelatihan dengan penuh semangat.

 

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi dasar mengenai kemampuan berenang sebagai bekal memberikan pertolongan di air, teknik membawa korban tenggelam, hingga prosedur pertolongan pertama yang aman dan benar saat terjadi kecelakaan di perairan.

 

Selain teori, para santri juga diajarkan praktik teknik penyelamatan korban tenggelam yang meliputi metode Reach, yaitu memberikan pertolongan dari pinggir kolam atau dermaga dengan cara meraih korban menggunakan alat bantu. Throw, yakni melemparkan alat apung kepada korban. Row, yaitu mendekati korban menggunakan perahu kemudian melakukan metode Reach atau Throw. Go, yakni penolong mendekati korban dengan membawa alat bantu apung apabila lokasi korban tidak memungkinkan dijangkau menggunakan perahu, serta Tow/Carry, yaitu teknik penyelamatan dengan kontak langsung untuk membawa korban ke tempat yang aman.

 

Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M Hamzaid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi sekaligus upaya preventif untuk menanamkan kesadaran keselamatan di perairan kepada generasi muda.

 

“Dengan mengenalkan teknik berenang dan pertolongan di air sejak dini, kami berharap para santri memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dasar yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun membantu orang lain apabila terjadi kondisi darurat di perairan.” ujar Ipda Hamzaid

 

Melalui kegiatan ini, Satpolairud Polres Lamongan berharap budaya keselamatan di perairan dapat terus ditanamkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mampu meminimalkan risiko kecelakaan maupun korban tenggelam di wilayah perairan.

(iswanto)

Tinggalkan Balasan