Jakarta, Liputan 9.co
Di tengah momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80, pelayanan yang diduga dilakukan oleh oknum Humas Satpas Jakarta Timur menjadi sorotan sejumlah insan pers dan pengurus organisasi pers.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun awak media, Selasa (1/7/2026) sekitar pukul 13.52 WIB, saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Satpas Jakarta Timur, awak media mengaku mengalami kesulitan memperoleh informasi.
Mereka menilai pelayanan yang diberikan diduga kurang kooperatif dan belum mencerminkan semangat sinergi serta keterbukaan informasi.
Menurut keterangan awak media, oknum Humas berinisial A diduga memberikan penjelasan yang dinilai berbelit dan kurang komunikatif.
Pengurus organisasi pers yang dipimpin Hendra Ranto juga menyampaikan penilaian bahwa pelayanan tersebut dinilai belum humanis dan kurang mendukung terjalinnya hubungan baik antara institusi kepolisian dengan insan pers.
Sejumlah pihak menilai, apabila pelayanan informasi kepada masyarakat dan media tidak berjalan secara optimal, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak, seperti menurunnya kepercayaan publik, terhambatnya keterbukaan informasi, serta munculnya persepsi negatif terhadap kualitas pelayanan publik.
Selain itu, birokrasi yang dinilai berbelit juga dikhawatirkan dapat memperpanjang waktu pelayanan, menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, serta membuka peluang terjadinya praktik percaloan apabila tidak diawasi secara ketat.
Insan pers berharap jajaran pimpinan kepolisian melakukan evaluasi terhadap pelayanan di lingkungan Satpas Jakarta Timur apabila ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau kode etik.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat dan media.
Hingga berita ini diterbitkan, belum keterangan atau tanggapan resmi dari pihak Satpas Jakarta Timur terkait dugaan tersebut.
Oleh karena itu, redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
(H.R.)












