Berita

Dua Orang Terlihat Tidur di Area Tenda Tunggu Penumpang Terminal Bus Kalideres Warga Soroti Kenyamanan Fasilitas Publik

39
×

Dua Orang Terlihat Tidur di Area Tenda Tunggu Penumpang Terminal Bus Kalideres Warga Soroti Kenyamanan Fasilitas Publik

Sebarkan artikel ini

 

JAKARTA | LIPUTAN 9.CO

Sejumlah warga menyoroti kondisi area tenda tunggu penumpang di Terminal Bus Kalideres setelah terlihat dua orang tidur di fasilitas yang diperuntukkan bagi penumpang bus antarkota antarprovinsi.

 

Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan pengguna terminal yang sedang menunggu keberangkatan.

 

 

 

Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, area tunggu seharusnya dimanfaatkan sebagai tempat transit penumpang, bukan untuk beristirahat dalam waktu lama atau dijadikan tempat tidur. Warga berharap fungsi fasilitas publik dapat dijaga sehingga tetap nyaman digunakan oleh seluruh masyarakat.

 

 

Secara umum, penggunaan fasilitas umum di luar peruntukannya dapat menimbulkan sejumlah dampak, antara lain berkurangnya kenyamanan pengguna, terganggunya kebersihan lingkungan, publik serta berpotensi menghambat akses bagi penumpang,pejalan kaki,kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu menyusui, maupun anak-anak.

 

 

Selain itu, apabila tidak diawasi dengan baik, kondisi tersebut dapat memengaruhi ketertiban di kawasan terminal dan menimbulkan kesan kurang terawat terhadap fasilitas publik.

 

 

Masyarakat berharap pengelola terminal bersama instansi terkait dapat meningkatkan pengawasan dan penataan area tunggu agar tetap sesuai dengan fungsi utamanya.

 

Upaya tersebut juga diharapkan dilakukan secara humanis, terutama apabila individu yang berada di lokasi merupakan orang yang membutuhkan bantuan sosial atau penanganan kesejahteraan sosial.

 

Terminal sebagai fasilitas transportasi umum pada prinsipnya harus memenuhi standar pelayanan yang mengutamakan aspek kenyamanan, keamanan, kebersihan,aksebilitasi, dan keselamatan bagi seluruh pengguna.

Warga juga berharap koordinasi antara pengelola terminal, aparat ketertiban, dan instansi sosial dapat terus ditingkatkan agar fasilitas umum tetap tertib sekaligus memperhatikan pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan.

(H.R.)

Tinggalkan Balasan