Berita

Polres Madina Diminta Ungkap Korban Kasus PETI di Simpang Koje Kecamatan Lingga Bayu

112
×

Polres Madina Diminta Ungkap Korban Kasus PETI di Simpang Koje Kecamatan Lingga Bayu

Sebarkan artikel ini

 

Madina Sumut Liputan9.co

Berdasarkan keterangan Salah Seorang Warga Kecamatan Lingga Bayu kepada awak media ini bahwa PETI di Desa Simpang Koje Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal Telah Menelan Korban Jiwa

tepatnya pada tgl 23 Juni 2026 seoarang pencari emas mengunakan mesin dompeng inisial Ari 37 th yang beralamat Desa Simpang Koje Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal

 

Bahwa telah terjadi Korban Jiwa yang diakibatkan tertimpa material tanah saat melakukan pencarian butiran emas mengunakan alat mesin dompeng sekitar jam 17 Wib dari informasi yang kami terima korban tidak dapat diselamatkan karna bayaknya material tanah yang menimbun korban, korban baru dapat dievakuasi pada pukul 21 Wib diduga korban melkukan kegiatan penambangan dilokasi hpt/lahan sitan satgas PKH yang berlokasi Di Exs Ptpsu Simpang Koje

 

Kegiatan ini sudah berlangsung lama,diduga ada pembiayaran yang dilakukan pihak APH Mandailing Natal sehingga lahan hpt atau lahan sitaan Satgas PKH ini menjadi ajang mencari bitiran emas dan Japolsek Lingga Bayu yang bertugas dan pemilik wilayah hukum tekesan membiarkan kegiatan penambangan dilahan Satgas PKH ini,

 

Dari informasi yang kami terima lahan seluas 611 H ini sebagian telah berubah menjadi lahan peti/penambangan tanpa ijin diharapkan kepada pihak aph/Polres Mandailing Natal supaya melakukan penutupan lokasi peti yang berlokasi dilahan HTP/Eks Ptpsu ini melalui jajaranya Kapolsek Liingga Bayu,agar tidak memakan korban jiwa seperti yang dialami saudars kita Ari 37 thn yang menjadi korban tertimpa tanah akibat pendulangan Emas Tanpa Ijin,

Tim

Tinggalkan Balasan