Berita

Terima Kunjungan Tim Monitoring PKK Sumut, Wabup Madina Minta Produk Lokal Hadir di Setiap Rapat Pemerintahan

31
×

Terima Kunjungan Tim Monitoring PKK Sumut, Wabup Madina Minta Produk Lokal Hadir di Setiap Rapat Pemerintahan

Sebarkan artikel ini

 

Puncak Sorik Marapi, Liputan9.co

Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menerima kunjungan Tim Monitoring PKK Sumatera Utara di Desa Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, pada Selasa, 30 Juni 2026.

 

Tim tersebut datang dalam rangka monitoring kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK sebagai tindak lanjut supervisi beberapa waktu lalu.

 

Setelah melihat produk TP PKK Desa Sibanggor Tonga, Wabup Atika meminta setiap rapat pemerintahan di kabupaten menghadirkan produk lokal sebagai dukungan ekonomi kreatif.

 

“Segala perizinan produk lokal untuk dilengkapi dan difasilitasi. Agar produk lokal kita bisa masuk ke minimarket dan bersaing dengan produk luar,” kata Atika.

 

Dia juga meminta pembinaan dari Tim Monitoring segera ditindaklanjuti. “Manfaatkan potensi yang ada. Jadikan pundi-pundi keuangan untuk keluarga dan kembangkan produk lokal hingga keluar kecamatan,” ujar dia.

 

Ketua TP PKK Madina Ny. Yupri Astuti H. Saipullah Nasution mengucapkan selamat datang kepada Tim Monitoring di Desa Sibanggor Tonga. “Semoga Desa Binaan di Madina mendapat penilaian terbaik dari Tim Monitoring,” harap dia.

 

Yupri Astuti menyampaikan, peran kader PKK penting dalam memasyarakatkan gerakan PKK dan memberdayakan keluarga. Menurutnya, PKK memberi manfaat besar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat hidup masyarakat.

 

“Dengan kunjungan Tim Monitoring ini, kami berharap mendapat ilmu dan motivasi baru sebagai bahan introspeksi dalam pelaksanaan desa binaan dan kategori lomba tahun ini,” ujar dia.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pokja II TP PKK Sumut Herni Hafsari Nasution mengatakan, monitoring ini bukan seremonial semata. Melainkan bagian dari melihat langsung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.

 

“Sekaligus mengukur kesungguhan dan komitmen seluruh jajaran dalam pembinaan program yang berkelanjutan,” kata dia.

 

Hasil monitoring akan menjadi dasar penilaian untuk masuk tahap evaluasi. Tim akan memilih enam besar kategori kabupaten dan tiga besar kategori kabupaten/kota untuk evaluasi berikutnya.

 

“Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar mencari kemenangan. Tapi bagaimana desa/kelurahan dan kecamatan binaan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menjadi contoh bagi desa lainnya,” sebut dia.

 

Herni mengajak kader PKK bergerak bersama mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas, serta Kolaborasi Sumut Berkah untuk Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan.

 

Kepala Desa Sibanggor Tonga Muliadi mengatakan, program UP2K sudah berjalan tiga tahun dan berkolaborasi dengan PT SMGP. Desa menggali potensi lokal salah satunya Labu Jipang menjadi produk bernilai ekonomis.

 

“Kami meminta Tim Monitoring memberikan pembinaan agar produk yang sudah berjalan tiga tahun ini dapat terus berkembang,” harap dia.

Red

Tinggalkan Balasan